skip to main | skip to sidebar

Pengertian/Sejarah/Pemprograman

Senin, 02 Desember 2013

Bahasa Pemprograman


                                                               

Bahasa Pemprograman

Bahasa pemprograman adalah notasi untuk mengekspresi  instruksi instruksi yang harus di lakukan oleh komputer. Bahasa pemprograman adalah media komunikasi antara manusia dan mesin. Bahasa pemprograman yang ampuh lebih dari sekedar sarana untuk memerintah komputer untuk melakukan tugas. Bahasa juga bertindak sebagai kerangka kerja dalam mengorganisasi gagasan penyelesaian ke komputer. Ketika kita merancang suatu bahasa pemprograman, kita harus menekankan pada pentingnya bahasa itu dalam menyediakan sarana untuk mengkombinasi gagasan gagasan sederhana menjadi gagasan gagasan yang lebih kompleks.
          Pada level rendah, program berisi proses yang memaniipulasi data. Proses seperti ruh, tidak dapat di lihat dan di sentuh. Proses tidak terdiri dari materi sama sekali tapi merupakan hal yang nyata. Proses dapat menjawab suatu pertanyaan, dapat berdampak pada dunia dengan mengeluarkan uang di mesin ATM, atau mengendali lengan robot di pabrik. Program di susun dari ekspresi simbolik dalam suatu bahasa pemprograman yang meresepkan tugas tugas yang harus di kerjakan oleh proses.
          Bahasa sangat penting karena bahasa membentuk cara berfikir dan menentukan apa yang dapat kita fikirkan (Stroustrup). Beberapa orang menyatakan perbedaan teknis antara bahasa pemprograman beberapa tidak relevan: rancangan yang bagus pasti dapat mengakomodasi (atau dikodekan dengan) sembarang bahasa (?). Memang sembarang rancangan dapat di implementasikan di sembarang bahasa (bukankah semua bahasa ekivalen dengan mesin turing ), namun hal ini berbeda di ranah teori, bukan ranah praktis,. Sebagian orang menyatakan metodologi adalah segalanya, kakas tidak berarti. Jika itu berlaku, kita mungkin masih menulis segala sesuatu dengan bahasa assembly. Bahasa adalah penting untuk mendukung paradigma pemodelan secara penuh. Bila terdapat ketidaksesuaian antara paradigma pemodelan secara penuh. Bila terdapat ketidak sesuaian antara paradigma pemodelan dan kakas untuk implementasi maka akan terdapat penerjemahan manual oleh pemprogram. Aktivitas ini berongkos mahal dan mudah menjadi salah.
5.1 Struktur dan Komponen Program
5.1.1 Sruktur Program
                Penguasaan pemprograman berarti berkemampuan mengorganisasi program program sehingga menjamin proses proses melakukan tugas tugas yang dikehendaki secara meyakinkan. Pemrograman mengetahui cara menstruktur program program sehingga masalah masalah yang belum diantisipasi tidak menuntun ke konekskuensi fatal. Sistem komputasi yangdi rancang bagus dirancang secara modular sehingga bagian bagianya dapat dibangun, di pertukarkan, di gebuk, secara terpisah.
                Setiap bahasa pemprograman ampuh mempunyai tiga mekanisme yaitu :
·         Ekspresi primitif, merepresentasikan entitas entitas paling sederhana yang menjadi fokus bahasa.
·         Sarana pengkombinasian, menyusun ekspresi ekpsresi di bangun dari ekspresi lebih sederhana.
·         Sarana abstraksi, menyusun objek objek yang dapat di namai dan memanipulasi sebagai unit.
Alasan perlunya mengenali bahasa pemprograman
1.       Meningkatkan kemampuan mengevaluasi serta memilih bahasa dan produkproduk perangkat lunak yang tepat untuk suatu keperluan.
2.       Merancan dan/atauimplementasi bahasa pemprograman yang baru.
Masalah masalah pada bahasa pemprograman
1.       Program yang di tulis dalam bahasa tingkat tinggi harus di terjemahkan ke bahasa mesin. Program yang melakukan penerjemahan di sebut kompilator.
2.       Spesifikasi terhadap bahasa pemprograman, yaitu melibatkan.
·         Himpunan simbol yang dapat di gunakan dalam program.
·         Himpunan sintaks program.
·         “Arti” program yang benar.
Saat ini komputer telah menjadi lebih akrab “friendly” ke manusia. Maksudnya komputer di buat bekerja lebih mirip manusia. Konsekuensinya, usaha manusia untuk “berfikir seperti mesin” menjadi lebih kecil.
5.1.2 Komponen Bahasa Pemprograman
Bahasa pemprograman adalah :
a.       Kumpulan simbol (atau alpabet) untuk membangun program dengan benar.
b.      Kumpulan sintaks penulisan program yang benar.
c.       Arti dari program secara sintaks benar.
Himpunan simbol yang absah untuk di pascal adalah {a, b, c, d, e, f, g, h, I, j, k, l, m, n, o, p, q, r, s, t, u, v, w, x, y, z, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 5, 0, @, $, %, ^, *, (, ), -, =, +, , ,<, >, >, ., :, ;, “, ‘,}
        Kumpulan aturan sintaks bahasa dapat di pesifikasikan berapa halaman. Biasanya pendefinisian sintaks bahasa pemprograman menggunakan bahasa formal seperti grammar, BNF (backus-naur-from) EBNF (extendedbackus-naur-from), dan diagram sintaks.
        Semantiks bahasa pemprograman adalah aturan aturan menginterprestasi arti kalimat kalimat di bahasa itu. Agar bahasa pemprograman memilki arti dan berguna, perancang bahasa, penulis kompilatordan pemprogram harus mempunyai pemahaman yang sama mengenai semantiks. Untuk mendefinisi hasil di suatu komputer nyata atau abstrak mangeksekusi program, atau menulis sekumpulan rumus matematika yang mengaksioma operasi dari program dan hasil yang di harapkan. Pendefinisian harus semantiks ini sangat sulit,meliputi :
·         Apa interprstasi yang benar untuk setiap tipe kalimat ?
·         Apa arti ketika menulis satu nama ?
·         Apa yang terjadi ketika pemanggilan fungsi ?
·         Dalam urutan komputasi bagaimana di lakukan ?
·         Adakah ekspresi di bolehkan secara sintaks namun tidak berati ?
·         Dalam apakah penulisan kompilator mempunyai kebebasan ?
·         Apa yang harus di perhatiakan penulis kompilator untuk mengkomputasi jawaban yang sama ?
Pendefinisian semantiks memerlukan jumlah halaman lebih banyak di banding pendefinisian sintaks. Semantik bahasa di definisi dengan kombinasi antara contoh dan deskripsi mengenai arti.
5.2 Klasifikasi Bahasa Pemprograman
Kriteria umum klasifikasi bahasa pemprograman
1.       Derajat ketergantungan terhadap konfigurasi perangkat keras Bahasa tingkat tinggi, bahasa tingkat rendah.
2.       Derajat orientasi terhadap proses
Prosedural berpusat pada proses, berkaitan dengan “bagaimana”.  Deklaratif  menspesifikasikan “apa”, bukan “bagaimana” memperoleh.
3.       Tipe data yang di tangani oleh bahasa itu secara mudah
·         Bahasa general-purpose mempunyai fasilitas menangani beragam tipe data berbeda dan menangani semua secara sama dengan bagus.
·         Bahasa bahasa lain mengasumsi satu tipe data default yang ditangani secara mudah dan efisien. LISP dengan tipe data list, SNOBOL dengantipe dta string, APL dengan tipe data array.
4.       Masalah yang di rancanguntuk dipecahkan
Di rancang menangani masalah atau bidang aplikasi tertentu. FORTRAN adalah general-purpose untuk sains, rekayasa dan matematika COBOL adalah general-purpose untuk pemprosesan data bisnis. Jarang bahasa yang di buat untuk sangat bagus pada semuabidang. Ada dan PL/I adalah contoh bahasa yang benar benar general-purpose.
5.       Derajat di mana bahasa itu dapat di perluas
Bahasa dapat di perluas jika pemakai dapat menambah struktur bahasa baru dan “menyesuaikan” bahasauntuk tujuan khusus. Smalltalk dan Modula -2 mempunyai fasilitas abstraksi data yang dapat di tambahkan/diperluas.
6.       Derajat (atau sejenis) interaksi program dengan lingkunganya.
Derajat program aplikasi dengan linkunganya selama eksekusi.
7.       Paradigma pemprograman yang didukung adalah pendekatan pemecahan masalah yang di dukung/digunakan. Imperative yaitu program berupa barisan pernyataan rinci, menginstruksi komputer bagaimana tugas di laksanakan. Declarative yaitu program menspesifikasikan apa yangharus di lakukan.
Bahasa bahasa berikut adalah bahasa yang mewarnai sejarah komputasi manusia. Bahasa bahasa ini memberi fitur fitur penting di masanya, titk titik penting sejarah komputasi.
FORTRAN
FORTRAN yaitu FORmula TRANslation, untuk terjemah rumus matematika.
·         Bahasa berdasar pada variabel, ekspresi dan pernyataan.
·         Mempunyai bentuk penugasan aritmatika.
·         Struktur kendali : bersyarat (IF) dan pengulangan (FOR).
·         Masukan dan keluaran di kendali dengan FORMAT, mengeliminasi konversi masukan dan keluaran.
·         Pernyataan COMMON dan EQUIVALENCE untuk pemakain bersama.
·         Pemberian komentar pada program FORTRAN agar “self-explanatory”.
·         Utulisasi register register indeks di optimasi berdasar frekuansi eksekusi bagian bagian program.
LISP
LISP yaitu List Processing. LISP adalah bahasa interaktif dan fungsional. Bahasa ini berdasar lambda calculus untuk manipulasi rumus simbolik LISP banyak di gunakan pada articicial intelegence.
·         Fungsi adalah unit bahasa terkecil.
·         List adalah struktur data dasar.
·         Struktur data bersifat dinamis .
·         Terdapat fasilitas untuk “garbage collection”.
·         Penggunaan ekspresi simbolik bukan angka angka.
·         Rekursi dan ekspresi bersyarat di gunakan untuk stasiun kendali.
·         Fungsi “eval” untuk evaluasi interaktif pernyataan pernyataan LISP.
ALGOL
ALGOL yaitu ALGOritmic Langguage
·         Struktur blok dan lingkungan data yang teralokasi
·         Unit unit program bersarang
·         Deklarasi tipe secara eksplisit
·         Alokasi memori dinamis
·         Parameter passing dengan nilai dan nilai dandngan acuan
·         Rekursi
·         IF/THEN/ELSE
·         BEGIN/END untuk membatasi pernyataan majemuk
·         Array dengan batas dinamis
COBOL
COBOL yaitu COmon Bussinese-Oriented Langguage
·         Struktur data rekord
·         Fasilitas fasilitas deskripsi dan manipulasi file
·         Deskripsi data dan program tidak tergantung mesin
·         Penekanan yang sama di tunjukan untuk deskripsi data pada Data Division dan operasi operasi pada Procedure Division
·         Pemakaian bahasa inggris dalam menggunakan verb, clauses, sentences, paragraph, section, dan division.
·         Berbentuk yang secara relatif adalah seperti bahasa alami bahasa inggris.
·         Usaha menyeluruh menuju bahasa yang menghasilkan kode program yang self-documenting.
SNOBOL
SNOBOL
yaitu StriNg Oriented symBOlic Langguage untuk manipulasi string untuk memanipulasi rumus.
BASIC
BASIC yaitu Beginner’s All-purpose Symbolic Instructional Code
PL/I
·         Multitasking
·         Penanganan eksepsi yang di definisikan oleh pemprogram
·         Penggunaan pointer eksplisit dan pemprosesan list
·         Beragam alternatif penyimpanan –statis, otomatis dan terkendali
·         Mempertimbangkan persoalan interaksi dengan sistem operasi
LOGO
Hampir serupa dengan LISP, berlandas fungsi dan struktur list
FORT
Untuk aplikasi sains dan kerekayasaan
SIMULA
Untuk aplikasi simulasi yang di gunakan riset operasionaldalam deragam bidang
PASCAL
Keunggulan karena sederhana, terdefinisi baik dengan elegan. Awalnya untuk akademis, kemudian untuk pengembangan aplikasi. Fitur penting antara lain :
·         Penayangan case
·         User-defined data types
·         Record structure



C
Banyak untuk pengembangan aplikasi sistem
MODULA-2
Untuk pemprograman sistem termasuk untuk aplikasi real-time dan sistem parallel.
5.5 Studi Rancangan Bahasa Mutakir : Bahasa Java
                Java diplih sebagai studi perkembngan bahasa mutakhir. Java representatif mewakili bahasa mutakhir karena java menyaring fitur fitur bagus serta menghilngkan keburukan keburukan bahasa bahasa sebelumnya sejak manusia mencipta pemprograman.
                Java di kembengkan mengadaptasi C++. Bahasa java di standar secara terbuka oleh sun Microsystem. Hasil kompilasi bahasa ­Java berupa bytecode yang akan di jalankan di Java Virtual machine. Hasil kompilasi dapat di jalankan di platform komputer manapun asal dapat Java Virtual Machine.
                Fitur penting bahasa Java adalah di tunjkan sebagai bahsa untuk membuat beragam segala jenis program secara seragam,yaitu :
1.       Program pada lingkungan web
·         Applet, program ini di eksekusi di lingkungan Web Browser dari halaman web yang memuat Java applet. Web browser menugaskan pada Java applet  ini membuat langkah besar di dunia web karena web menjadi sarana/media yang interaktif dapat bereaksi terhadap masukan atau tanggapan dari pemakai.
2.       Program mandiri (atau biasa di sebut dengan stand-alone applications). Java dapat merupakan pilhan bagus pembuatan applet, Java dapat di gunakan sebagai bahasa bertujuan umum untuk mengembangkan semua jenis program dengan keunggulan hasil program dapat di jalankan di komputer manapunpada sistem operasi apapun asal terdapat Java Interpreter di platform tersebut .
Untungnya hampir seluruh platform tersedia Java Intrepreter.
                Program Java dicipta sebagai file teks berekstensi. Java. Program ini di kompilasi menghasilkan satu file bytecode atau lebih berekstensi.calss. Bytecode adalah sekumpulan instruksi yang serupa instruksi kode mesin. Perbedaanya adalah kode mesin. Perbedaanya adalah kode mesin di jalankan pada sistem komputer di mana kompilasi di tunjukan, bytecode dapat berjalan di komputer manapun yang di lengkapi java Interpreter.
3.       Bahasa untuk pengembangan aplikasi objek tersebar sekala enterprise baik untuk intranet, extranet dan internet.
Java telah di kembangkan untuk bahasa pengembangan aplikasi tersebar skala enterprise secara terpadu. Java di maksudkan sebagai bahasa basis untuk pengembangan Java Applet, Javascript, Java servlet, Java Server Pages (JSP), Java Beans,Enterprise Java Beans yang masing masing mempunyai peran khusus pada arsitektur N-tier untuk aplikasi tersebar sekala enterprise.
Bill Joy mandeskripsikan bahasa java sebagai berikut :
                Java adalah bahasa bahasa pemprograman berorientasi objekyang kecil, sederhana, aman, diinterprestasi atau secara dinamis di optimasi, ber-bytecode, netral terhadap arsitektur,mempunyai garbage-collector, multithreadingdengan mekanisme penganganan kejadian pengecualian, berbasiskan tipe untuk penulisan program yang mudah diperluas secara dinamis serta di peruntukan pada sistem tersebar.
Fistur penting yang perlu di kaji adalah :
·         Bahasa yang sederhana
·         Bahasa berorientasi objek
·         Bahasa yang statically typed
·         Bahasa yang dikompilasi
·         Bahasa yang kecil dan sederhana
·         Bahasa yang aman
·         Bahasa yang indephenden terhadap platform
Bahasa yang sederhana
                Java tidak menyediakan fitur fitur rmit di bahasa pemprograman level tinggi, sertabanyak pekerjaan pemprograman di kerjakan oleh java. Fitur fitur tersebut antara lain java tidak mendukung pointer math, implicit type casting, structures atau union,operator overloading, templates,header files,atau multiple inheritance.
                C dan C++ dipilih sebagai model bahasa java. Kebanyakan keywoard dan sintaks Java berasal dari C++ namun mungkin dapat berbeda secara semantiks. Meski program bahasa C++ akan cepatbelajar bahasa Java namun harus waspada karena mungkin Java mengambil arah berbeda (semantiks berbeda) di banding C++.
                Beberapa bagian kompleks C++ di tiadakan seperti pointer dan manajemen memori. Elemen elemen ini sungguh rumit bahkan untuk pemprogram handal sekalipun. Pencarian kesalahan penggunaan pointer merupakan masalah sulit. Javadi maksudkan sebagai bahasa yang mudah di pelajari dandi gunakan.
Bahasa berorientasi objek
OOP adalah cara mengorganisasi dan mengembangakan perangkat lunak. Pada OOP, program komputer di perlukan sebagai selompok objek yang paling berinteraksi. Deskripsi ringkas OOP adalah mengorganisasi program sebagai kumpulan objek. Objek objek ini ada independen dan mempunyai aturan aturan berkomunikasi dengan objek lain dan untuk memerintah objek lain mengerjkan sesuatu.
                Kelas objek bertindak sebagai modul sekaligus tipe. Pada saat jalan, program mencipa objek objek dari kelas kelas objek. Kelas dapat mawaris kelas lain. Java tidak mengijinkan pewarisan jamak namun menyelesaikan kebutuhan pewarisan jamak dengan interface yang lebih elegan.



Bahasa yang statically typed
Seluruh objek di program harus di deklarasi lebih dulu sebelum di gunakan. Pemaksaan ini memungkinkan kompilator Java menentukan dan melapor terjadinya pertentangan tipe.
Bahasa yang dikompilasi
Sebelum kita dapat menjalankan program yang di tulis di bahasa Java , program harus di kompilasi menggunakan Java Compiler. Kompilasimenghasilkan file “bytecode”  yang serupa file kode mesin, program “bytecode” yang di hasilkan dapat di eksekusi pada sembarang sistem operasi yang memiliki Java interpreter. Java interpreter membaca file “bytecode” dan menerjemahkan ke perintah perintah “bytecode”  menjadi perintah perintah bahasa mesin yang dapat di eksekusi mesin.
Bahasa yang aman
Bahasa Java (implementasinya) telah memperoleh pengalaman dari Java applet. Cara kerja applet adalah saat web browser mengetahui adanya java applet di halaman web yang sedang diinterprestasi (web rendering) maka browser akan melakukan download  terhadap applet dan keseluruhan halaman web itu. Applet itu kemudian di jalankan di komputerdi mana web browser berada. Tentu saja hal ini sangat berbahaya, banyak aksi buruk dapat di lakukan.
Java menyediakan beragam level pengamanan, yaitu :
1.       Bahasa telah di rancang untuk mempersulit eksekusi kode kode perusak. Peniadaan pointer merupakan langakah besar pengamanan. Java tidak mengenal operasi operasi pointer. Di tangan pemprogram handal, operasi pointer merupakan anugerah besar dalam optimasi dan dalam pembuatan program mengagumkan. Anugerah besar dapat menjadi petaka di pemprogram jahat. Pointer maka java dapat menjadi bahasa lebih aman.
2.       Program java di kompilasi menjadi sekumpulan bytecode. Sebelum program java di jalankan, terdapat Java verifer yang memeriksa bytecode untuk mencegah menjalankan kode kode mencurigakan.
3.       Java mempunyai beberapa pengaman applet. Karena java applet dapat membuka jendela web browser yang baru maka jendela ini mempunyai Java logo dan teks yang mengidentifikasi jendela itu. Hal ini untuk mencegah jendela jendela pop-up meniu sebagai yang lain seperti meminta nama pemakai dan pasword.
Tentu saja pengamanan sistem komputer bukan topik sederhana, belum ada pengamanan yang terbukti seratus persen sempurna.
Bahasa yang independen terhadap platform
Platform independence, adalah kemempuan program yang sama dapat bekerja pada sistem operasi berbeda : bahasa Java merupakan bahasa yang secara sempurna platform independent.
        Tipe variabel Java mempunyai ukuran yang sama di semua platform pengembangan Java sehingga variabel bertipe integer mempunyai ukuran yang sama tak peduli di mana program Java  di kompilasi. Juga penggunaan Java applet di web sama sekali tidak memerlukan pengubahan sedikit pun terhadap file .class yang di hasilkan, dapat di eksekusi di platform manapun.
Bahasa adalah bahasa Multithreading
Thread adalah untuk menyatakan program komputer melakukan lebih dari satu tugas pada satu waktu. Java  menyediakan kakas menulis program multithreaded yang mempunyai lebih dari satu thread eksekusi sehingga memungkinkan program menangani beberapa tugas secara konkuren. Aplikasi sedikitnya mempunyai satu Thread yang mempresentasi jalur utama eksekusi.
Bahasa adalah bahasa yang mendukung Garbage Colected
Program Java melakukan Garbage Collection yang berarti pemprogram tidak perlu menghapus sendiri objek objek tak berguna yang di alokasi di memori. Fasilitas ini mengurangi beban mengelola memori oleh pemprogram.
Bahasa yang tegar
Java interpreter memeriksa semua pengaksesan yang di lakukan. Program Java tidak dapat menyababkan crash sistem ketika kesalahan serius yang di temukan, program Java mencipta exception.Exception ini dapat di tangkap dan dikelola program tanpa resiko membuat sisitem menjadi down.
Bahasa yang mampu di perluas
Program Java mendukung native metode, yaitu fungsi fungsi yang di tulis di bahasa lain, biasanya C/C++. Dukungan untuk metode native memungkinkan pemprogram untuk menulis fungsi fungsi yang dapat di eksekusi lebih cepat di banding fungsi fungsi yang dapat di eksekusi lebih cepat di banding fungsi fungsi ekivalen di Java, yaitu di asosialisasi dengan program pada saat jalan.
Bahasa yang dapat di pahami secarabagus
Bahasa Java berdasar teknologi yang telah di coba dan di kembangkan pada bahasa bahasa lain yang sebelumnya. Fitur fitur yang penting bahasa sebelumnya di adopsi sementara fitur fitur tak perlu di tinggalkan, serta di otomatisasi sistem bila dimungkinkan seperti garbage collection untuk mengelola memori sehingga program di bebaskan dari beberapa tugas mengelola memori.
        Bahasa Java  mempunyai banyak fitur modern yang ampuh untuk mengelola sitem kompleks. Bahasa Java tetap hanya bahasa pemprograman yang sekedar kakas. Kakas tetap memerlukan pemakai yang mampu mengunakan.
Edisi Java
Kebanyakan bahasa pemprograman berdiri di atas pustaka pustaka kelas untuk mendukung funsionalitas bahasa. Pada bahasa Java, kelompok kelompok kelas yang berkaitan erat tersebut di sebut paket, berfariasi sesuai edisi Java. Masing masing paket untuk maksud tertentu.
        The Java 2 platform tersedia dalam tiga edisi untuk keperluan berbeda. Java adalah bahasa yang dapat di jalankan dimanapun dan di sembarang platform apapun di beragam lingungan : Iinternet , intranets, consumer elektronoc product, dan computer aplications. Java di paketkan dalam edisi : Java 2 Standart Edition (J2SE) , Java 2 enterprise edition (J2EE) dan Java 2 Micro Edition (J2ME). 
        Pada pengembangan enterprise applications, kita menggunakan sejumlah besar paket. Pada costumer electronic product, hanya sejumlah kecil bagian bahasa. Masing masing edisi berisi Java 2 software Defelopment Kit (SDK) untuk mengembangkan aplikasi dan Java 2 Runtime Environtment (JRE) untuk menjalankan aplikasi.
Standart Edition (J2SE)
The java 2 Platform, Standart edition (J2SE) menyediakan lingkungan pengembangan yang kaya fitur, stabil, aman, cross-platform. Edisi ini mendukung fitur konektifitas basisdata, rancangan antar muka pemakai, masukan atau keluaran , dan pemprogram jaringan dan termasuk sebagi paket paket dasar.
Enterprise Edition (J2EE)
The java 2 Enterprise Edition, (J2ME) menyediakan tool untuk membangun dan menjalankan multitier enterprise applications. J2EE berisi paket paket di J2SE di tambah paket paket untuk mendukung pengembangan Enterprise Java Beans, Java servlets, Java Server Pages, XML, dan kendali transaksi yang fleksibel.
Micro Edition (J2ME)
The java 2, Micro Edition (J2ME) untuk beragam consumer electronic product, seperti pager, smart card , cell phone , heandeld PDA, dan set-top box. J2ME unggul dalam portabilitas –kemampuan dapat di jalankan dimanapun- dan safe network delifery seperti J2ME dan J2EE , J2ME menggunakan sekumpulan paket yang lebih kecil. J2ME berisi subset paket pakaet di J2SE berikut paket spesifik Micro Edition berupa Javax.microedition.io. Aplikasi J2ME dapat di skala agar juga dapat bekerja dengan J2SE dan J2EE.

Diposting oleh Unknown di 22.24

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru » Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Search

About me

Unknown
Lihat profil lengkapku

Trafic Rank

Arsip Blog

  • ▼  2013 (5)
    • ▼  Desember (5)
      • Macam B. pemprogram
      • Kunci programer
      • Perkembangan pemprogram
      • Sejarah pemprograman
      • Bahasa Pemprograman

Adsensecamp

Iklan blogger

Kumpul blogger

Markas blogger

Pusat klik

Ppc blogger

divine-music.info
divine-music.info

divine-music.info
animasi blog
Animasi Blog
 
Copyright © Pengertian/Sejarah/Pemprograman. All rights reserved.
Blogger templates created by Templates Block
Wordpress theme by Uno Design Studio